08 October 2002

menyimak acara 'navy seal' di metro tv, mengenai usaha penculikan penjahat perang di serbia.. its hard for me to avoid from the conclusion bahuasanya bagi amerika adalah hal yang bisa (dan mungkin biasa) untuk mengirimkan agentnya untuk melakukan infiltrasi ke kedaulatan negara lain jika aksi itu serve america's purpose..

gimana soal infiltrasi ke indonesia?

ada tiga hal yang membuat si aip ndak bisa avoid dari konklusi itu..

satu... tingginya aktivitas recon di daerah konflik... (i should've noted a link about these from detik.com, but this one is all i have).

dua... osama bin laden dan umar al-faruq are most likely american agents...

tiga.. to become an american agent is not that hard.. (temen si aip pernah melakukan fungsi intelejen untuk cia.. recruited by a cia operative yang kerja di pwc jakarta... kerja intelejen 2 hari, setor laporan, ditransfer duit yang cukup buat beli honda astrea.. kerja macamana di jkt yang bisa kayak gini :)

btw, satu temen si aip juga pernah jadi analis intelejen lepasan... (entah buat bakin atau militer.. atau memang dua-duanya setali tiga uang kayaknya)... and dari info mengenai rewardnya, being an agent for american pays better :)

addendum... soal diacak-acak amerika, indonesia mah sedari dahulu sudah...

No comments: