16 May 2002

tadi pagi selagi nganter neng kerja, si aip nyetel radio di 100.2mhz, female radio.. ada acara namanya oc a.k.a obrolan cantik.. topik yang dibicarakan adalah soal 'wanita modern'...

ada satu narasumber atau profil yang diwawancara.. gue lupa namanya siapa, yang pasti dia salah satu dari sedikit sutradara wanita di indonesia.. dan ada beberapa interaksi yang si aip bisa tangkep...

broadcaster: "do you consider yourself as a modern woman?"
si profil: "modern itu isi kepala, bukan apa yang tampak diluar, dan ya i consider myself as a modern woman"

terus si broadcaster cerita ke pendengar bahwa si profil itu karirnya berawal dari asisten produser bla bla.. sampe jadi produser dan sutradara...

broadcaster: "umur anda berapa sekarang?"
si profil: "35"

broadcaster: "nggak ingin berumah tangga?"
si profil: "nggak"

broadcaster: "kenapa?"
si profil: "buat saya kebersamaan dengan laki laki tidak harus dalam bentuk rumah tangga"

broadcaster dan si profil saling cerita soal sudut pandang soal susahnya jadi ibu, ngantor tapi ingat anak di rumah, tapi di rumah kemudian inget kerjaan kantor...

broadcaster: "makasih mbak anda sudah jujur... anda fokus terhadap apa yang anda kerjakan, dan karena itu anda pantas disebut sebagai wanita modern"

!!!

what, ndi?!
...
hey i know i'm not a saint or something, but shoe man... were they trying to endorse something there? definisi wanita modern adalah full karir dan whattehell dengan keluarga? kalo definisi modern itu begitu, mau dibawa kemana peradaban?

sabar ip.. sabar.. :) tapi gue setuju ama lo, kalo wanita sampai lupa (atau dikondisikan untuk lupa) akan peran vitalnya yang satu itu, manusia berhenti disini saja sebagai penghuni muka bumi.. puff!*

No comments: